Industri Kertas Menyelamatkan Lingkungan

Climate change bukanlah sebuah mitos, kita memang tengah mengahadapi problematika lingkungan hidup yang suatu saat akan membinasakan kehidupan makhluk hidup.

Stigma negatif yang berkembang di masyarakat adalah industri membunuh lingkungan hidup. Fakta itu saja sudah cukup menerbitkan pandangan sinis mereka terhadap entitas ini, apalagi jika kebutuhan bahan baku industri tersebut secara khusus memang mengambil dari alam, sebut saja industri kertas.

Fokus aktivitas industri kertas yang berpangku pada eksploitasi alam di mana bahan bakunya harus diambil dari proses penebangan pohon memang selalu menjadi sorotan utama bagi pemerhati alam.

Namun demikian, seperti apakah fakta sebenarnya yang ada di lapangan?  Memang tidak bisa dipungkiri bahwa industri kertas mengambil “buah”nya dari alam. Industri seperti percetakan, paper pallet, cardboard furniture, dan sejenisnya bekerja sama dengan vendornya yang memproduksi bahan mentah kertas dari alam. Hal itu memang terjadi.

Akan tetapi, yang masyarakat awam tidak tahu adalah mengenai kebijakan wajib bagi semua pemain usaha industri kertas untuk menanam kembali pohon-pohon untuk setiap penebangan terkait proses produksi.

Selain itu, semua industri kertas juga diharuskan untuk memakai bahan daur ulang. Hal tersebut tentu mengucurkan banyak manfaat, karena menurut perhitungan yang dilakukan oleh Purdue Research Foundation and US Environmental Protection Agency, 1 ton kertas daur ulang bisa menyelamatkan 17 batang pohon.

Kemudian, 1 ton recycled paper juga dapat menghemat 682,5 galon bahan bakar dan 7.000 galon air. Lalu, menurut Onondaga Resource Recovery Center, 1 ton recycled paper dapat menghemat 4000 kwh listrik, yang dapat menyediakan aumber listrik rumah tangga menengah selama 6 bulan. Tidak berhenti sampai di situ, 1 ton recycled paper juga dapat mengurangi luas tempat pengolahan limbah industri hingga seluas 2,3 m³.

Dari sini dapat disimpulkan bahwa justru keberadaan industri kertas dapat menyelamatkan bumi. Sudah berubahkan pandangan Anda tentang industri kertas? Jadi apakah industri ini harus dibatasi operasinya, atau justru dikembangakn lebih besar lagi?

Penulis: Idham Hanafiah| Business Development & Marketing Strategist

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *